4 orang perwakilan siswa SMAN 110 Jakarta mengikuti kegiatan Open House Universitas Paramadina yang diselenggarakan di Kampus Cipayung Universitas Paramadina pada Rabu, 6 Mei 2026. Dalam kegiatan tersebut, Queen Aicha, Desvita Aulia Rahma, Naufal Raziq Zulmi, dan Al Fathar Aryo Bandono hadir sebagai tamu undangan mewakili siswa SMAN 110 Jakarta. Adapun Bapak David, Ibu Heni, dan Ibu Otin turut mendampingi siswa.
Kegiatan open house ini menghadirkan tokoh pendidikan nasional, Anies Baswedan, sebagai pembicara utama. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan berbagai pandangan mengenai pentingnya integritas, pembentukan karakter, kompetisi, serta pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan di Indonesia.
Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan wawasan baru mengenai perkembangan pendidikan tinggi, pentingnya karakter dalam menghadapi tantangan masa depan, serta peluang pengembangan diri di era teknologi yang terus berkembang.
Selain mengikuti sesi pemaparan materi, peserta juga berkesempatan mengenal lebih dekat lingkungan kampus dan program-program pendidikan yang tersedia di Universitas Paramadina. Kehadiran siswa SMAN 110 Jakarta dalam kegiatan ini diharapkan dapat menambah motivasi serta memperluas wawasan siswa mengenai dunia perkuliahan dan pengembangan karakter generasi muda.
Read more ...
Wednesday, May 6, 2026
on
Siswa SMAN 110 Jakarta Ikuti Pelantikan Duta Anti Narkoba Sobat Ananda Bersinar
Empat siswa SMAN 110 Jakarta mengikuti kegiatan Pelantikan Duta Anti Narkoba Sobat Ananda Bersinar yang diselenggarakan oleh BNN Jakarta pada Rabu, 6 Mei 2026. Kegiatan berlangsung di Menara 165 mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB. Siswa yang mengikuti kegiatan tersebut yaitu Regina Putri, Dendi C. Fauzi, Khalila Zaina, dan Gathan Alfariji. Mereka hadir sebagai peserta sekaligus perwakilan SMAN 110 Jakarta dalam program pembinaan generasi muda yang peduli terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba. Dalam kegiatan ini, para siswa didampingi oleh R. Aviantoro, M.Pd.
Acara diawali dengan sambutan dari Kepala BNN serta para tamu undangan lainnya yang memberikan motivasi dan edukasi mengenai pentingnya peran generasi muda dalam menjaga lingkungan yang sehat dan bebas narkoba. Selain mendengarkan materi dan arahan, peserta juga mengikuti prosesi penandatanganan sebagai bentuk komitmen sebelum resmi dilantik menjadi Duta Anti Narkoba selama satu tahun ke depan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat menjadi pelopor dalam menyebarkan semangat hidup sehat, meningkatkan kesadaran tentang bahaya narkoba, serta mengajak teman sebaya untuk bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan positif. Partisipasi siswa SMAN 110 Jakarta dalam kegiatan ini merupakan wujud dukungan sekolah terhadap pembentukan karakter peserta didik yang berintegritas, bertanggung jawab, dan peduli terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.
Read more ...
Tuesday, May 5, 2026
on
Upacara Bendera dalam Rangka Peringatan Hardiknas dan Hari Kartini 2026
SMA Negeri 110 Jakarta melaksanakan kegiatan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Hari Kartini pada Senin, 4 Mei 2026. Kegiatan berlangsung khidmat di area lapangan sekolah mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai. Upacara ini dipimpin langsung oleh Kepala SMAN 110 Jakarta, Bapak Sriyono, M.Pd., M.Si., M.A., yang bertindak sebagai pembina upacara.
Dalam amanatnya, beliau menekankan pentingnya semangat belajar, keteladanan, serta peran generasi muda dalam melanjutkan perjuangan pendidikan dan emansipasi yang telah dirintis oleh para tokoh bangsa. Peserta upacara terdiri atas seluruh guru, karyawan, serta siswa kelas X dan XI. Sementara itu, siswa kelas XII tidak mengikuti kegiatan ini karena telah menyelesaikan masa studi di sekolah.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan upacara kali ini adalah keterlibatan siswa kelas XII sebagai petugas upacara. Seluruh petugas merupakan siswa-siswi kelas XII yang telah diterima di Perguruan Tinggi Negeri. Kehadiran mereka memberikan inspirasi dan motivasi bagi adik kelas untuk terus berprestasi dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Pelaksanaan upacara berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Momen ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai pendidikan dan perjuangan perempuan Indonesia, tetapi juga menjadi sarana refleksi bagi seluruh warga sekolah untuk terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas dan berkarakter.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh warga SMAN 110 Jakarta semakin termotivasi untuk mengembangkan potensi diri serta menjunjung tinggi nilai-nilai pendidikan dalam kehidupan sehari-hari.
Read more ...
Dalam amanatnya, beliau menekankan pentingnya semangat belajar, keteladanan, serta peran generasi muda dalam melanjutkan perjuangan pendidikan dan emansipasi yang telah dirintis oleh para tokoh bangsa. Peserta upacara terdiri atas seluruh guru, karyawan, serta siswa kelas X dan XI. Sementara itu, siswa kelas XII tidak mengikuti kegiatan ini karena telah menyelesaikan masa studi di sekolah.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan upacara kali ini adalah keterlibatan siswa kelas XII sebagai petugas upacara. Seluruh petugas merupakan siswa-siswi kelas XII yang telah diterima di Perguruan Tinggi Negeri. Kehadiran mereka memberikan inspirasi dan motivasi bagi adik kelas untuk terus berprestasi dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Pelaksanaan upacara berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Momen ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai pendidikan dan perjuangan perempuan Indonesia, tetapi juga menjadi sarana refleksi bagi seluruh warga sekolah untuk terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas dan berkarakter.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh warga SMAN 110 Jakarta semakin termotivasi untuk mengembangkan potensi diri serta menjunjung tinggi nilai-nilai pendidikan dalam kehidupan sehari-hari.
Friday, April 24, 2026
on
SMAN 110 Jakarta Canangkan Program Sekolah Tanpa Sampah
Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 110 Jakarta secara resmi mencanangkan program sekolah tanpa sampah pada Hari Jumat, tanggal 24 April 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam upaya menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Kepala SMAN 110 Jakarta, Sriyono, M.Pd., M.Si., M.A., menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk meminimalkan bahkan meniadakan sampah di lingkungan sekolah, terutama sampah plastik dan sampah yang dihasilkan oleh warga sekolah.
“Launching sekolah tanpa sampah ini diharapkan ke depan tidak ada lagi sampah di sekolah. Sampah dari produk yang dibawa siswa, guru, maupun pegawai—jika terpaksa dibawa dari rumah—harus dibawa kembali keluar atau dipulangkan,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa sampah organik seperti dedaunan akan dikelola melalui proses komposting. Sementara itu, sampah yang belum terkelola akan ditangani oleh Dinas Lingkungan Hidup.
Program ini menjadi bagian dari upaya penataan kembali lingkungan sekolah, khususnya dalam aspek kebersihan dan keindahan. Sebagai sekolah yang telah meraih predikat Adiwiyata Mandiri, SMAN 110 Jakarta berkomitmen untuk terus menjaga kualitas lingkungan. “Lingkungan yang bersih dan nyaman akan mendukung prestasi siswa, baik akademis maupun nonakademis. Ini adalah awal yang baik, meskipun tidak mudah, tetapi dengan optimisme dan kerja sama, program ini dapat terwujud secara bertahap,” tambah Sriyono.
Dalam kesempatan yang sama, Umaryadi selaku Kepala Seksi Kelembagaan Bidang SMA Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia juga berharap bahwa program ini tidak hanya berhenti pada tahap launching, tetapi benar-benar diimplementasikan sehingga menjadi budaya di lingkungan sekolah. ungkapnya.
Sementara itu, Acep Mahmudin selaku Kepala Seksi SMP dan SMA Sudin Pendidikan Wilayah II turut memberikan dukungan dan harapan terhadap keberlanjutan program ini. Ia berharap siswa tidak hanya memiliki kesadaran, tetapi juga menjadi agen perubahan di masyarakat. Sampah harus dipilah, dipilih, dan dimanfaatkan agar memiliki nilai guna. Ini adalah bagian dari pendidikan karakter yang sangat penting.
Read more ...
Tuesday, April 21, 2026
on
Gerakan Bersih Sekolah (GBS) April 2026 : Mewujudkan Lingkungan Belajar yang Nyaman dan Asri
SMAN 110 Jakarta kembali menggelar kegiatan Gerakan Bersih Sekolah (GBS) sebagai upaya menumbuhkan kepedulian siswa terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan belajar yang dilaksanakan pada Hari Rabu, tanggal 22 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dari berbagai tingkatan dengan penuh semangat dan tanggung jawab.
Sejak pagi hari, para siswa telah hadir dengan mengenakan seragam olahraga sesuai ketentuan. Mereka juga membawa perlengkapan seragam Pramuka lengkap untuk digunakan setelah kegiatan berlangsung. Dalam pelaksanaannya, siswa diwajibkan menggunakan kaos kaki berwarna hitam serta tidak diperkenankan memakai sepatu slip-on, guna menjaga kerapian dan keseragaman.
Kegiatan GBS berlangsung selama 45 menit dan diawali dengan siswa langsung menuju kelas masing-masing. Di dalam kelas, para siswa bekerja sama dan berbagi tugas untuk memastikan seluruh area bersih dan tertata rapi. Adapun pembagian tugas meliputi: (1) membersihkan atap dan kipas angin dari sawang serta debu, (2) menyapu lantai dan membersihkan kaca jendela hingga tampak jernih, (3) menyiram tanaman di area depan kelas agar tetap hijau dan asri, dan (4) merapikan barang serta membuang sampah atau berkas yang sudah tidak terpakai.
Seluruh kegiatan didampingi oleh Bapak/Ibu Wali Kelas yang turut mengarahkan dan memastikan proses berjalan dengan baik. Kehadiran wali kelas juga memberikan motivasi kepada siswa untuk bekerja sama dan bertanggung jawab terhadap kebersihan kelas masing-masing. Setelah itu, pukul 08.00, tim manajemen sekolah melakukan monitoring dengan berkeliling ke setiap kelas untuk melihat hasil dari kegiatan GBS hari ini.
Monitoring ini bertujuan untuk memastikan standar kebersihan tercapai serta memberikan apresiasi kepada kelas-kelas yang menunjukkan hasil terbaik. Setelah kegiatan GBS selesai, para siswa kemudian mengganti seragam olahraga dengan seragam Pramuka lengkap beserta atributnya, sebagai bagian dari kesiapan mengikuti kegiatan belajar selanjutnya.
Melalui kegiatan Gerakan Bersih Sekolah ini, diharapkan seluruh warga SMAN 110 Jakarta semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Lingkungan yang bersih dan rapi tentu akan menciptakan suasana belajar yang nyaman, sehat, dan mendukung prestasi siswa.
Read more ...
Sejak pagi hari, para siswa telah hadir dengan mengenakan seragam olahraga sesuai ketentuan. Mereka juga membawa perlengkapan seragam Pramuka lengkap untuk digunakan setelah kegiatan berlangsung. Dalam pelaksanaannya, siswa diwajibkan menggunakan kaos kaki berwarna hitam serta tidak diperkenankan memakai sepatu slip-on, guna menjaga kerapian dan keseragaman.
Kegiatan GBS berlangsung selama 45 menit dan diawali dengan siswa langsung menuju kelas masing-masing. Di dalam kelas, para siswa bekerja sama dan berbagi tugas untuk memastikan seluruh area bersih dan tertata rapi. Adapun pembagian tugas meliputi: (1) membersihkan atap dan kipas angin dari sawang serta debu, (2) menyapu lantai dan membersihkan kaca jendela hingga tampak jernih, (3) menyiram tanaman di area depan kelas agar tetap hijau dan asri, dan (4) merapikan barang serta membuang sampah atau berkas yang sudah tidak terpakai.
Seluruh kegiatan didampingi oleh Bapak/Ibu Wali Kelas yang turut mengarahkan dan memastikan proses berjalan dengan baik. Kehadiran wali kelas juga memberikan motivasi kepada siswa untuk bekerja sama dan bertanggung jawab terhadap kebersihan kelas masing-masing. Setelah itu, pukul 08.00, tim manajemen sekolah melakukan monitoring dengan berkeliling ke setiap kelas untuk melihat hasil dari kegiatan GBS hari ini.
Monitoring ini bertujuan untuk memastikan standar kebersihan tercapai serta memberikan apresiasi kepada kelas-kelas yang menunjukkan hasil terbaik. Setelah kegiatan GBS selesai, para siswa kemudian mengganti seragam olahraga dengan seragam Pramuka lengkap beserta atributnya, sebagai bagian dari kesiapan mengikuti kegiatan belajar selanjutnya.
Melalui kegiatan Gerakan Bersih Sekolah ini, diharapkan seluruh warga SMAN 110 Jakarta semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Lingkungan yang bersih dan rapi tentu akan menciptakan suasana belajar yang nyaman, sehat, dan mendukung prestasi siswa.





































